Siapakah orang psikopat sebenarnya
Kalian pasti tau apa itu orang psikopat?ya pastilah tau dimana orang gila yang tidak mengenal norma dan aturan dengan bertingkah laku kasar dengan seseorang,kelompok,komunitas dalam menjalankan hubungan sosialnya.
Terkadang kita bingung bagaimana mendapatkan perilaku seseorang yang dikatakan pshyco ataupun orang yang normal,ada yang berkata orang itu normal tetapi psyhco,ada orang yang bilang itu pshyco ternyata orang itu adalah normal,sebelum mengenali seseorang dan bisa menjudge dia adalah seorang PSHYCO,ketika kita mudah mengatakan pshyco!maka detik ini gue berani mengatakan semua koruptor,penjahat,pengemis adalah semua pshyco!lah kok bisa?koruptor bikin duit Negara jadi bokis! Alhasil adalah kegiatan gila merugikan kepentingan masyarakat,penjahat demikian,lah kok pengemis juga psycho?mas waras?ya iya dong katanya dengan mudah menganalisis wah pengemis enak aja minta uang begitu aja,sini bekerja 2948jam nonstop dan situ minta minta,eh terlebih tukang parkir cuman duduk diem nunggu motor colok rokok terima uang bayangin 200 motor sehari kali 30 x seribu itu,nah lo senilai gaji PNS kan!.eits itu hanya tanggapan orang bodoh mengenal arti pshyco.
Kembali lagi manusia memiliki akal dan budi,dan manusia memiliki hati,3 aspek itu bisa berubah tergantung mood dan kondisi,tergantung bagaimana kita bisa mengatur dan mengelola ketiga hal tersebut maka semuanya adalah dalam kondisi normal,ketika seseorang dikatakan psyhco dia melakukan tindakan gila dengan menyakiti dirinya sendiri dan orang lain dan mengancam kehidupan orang lain secara continue konsisten dan tidak berubah serta harus dirawat di RSJ,sifat abrnormal ini didapatkan ada 2 faktor yakni genetic dan factor x,jelas kalian tau factor genetic adalah factor menurun berdasarkan artikel yang gue baca bahwa orang yang cenderung memiliki potensi bunuh diri,sebelumnya di keluarganya juga memiliki orang yang berperilaku demikian misalnya mbahnya nurun ke cucunya dst.
Tapi gue disini gak bakal bahas mengenai factor genetic,belajar sono di ilmu genetica,mari sejenak kita bermain dengan psikologi seseorang dengan seandainya kita menjadi si pelaku,apa sih yang menyebabkan seseorang hilang kendali menjadi brutal?its fine jawabannya adalah beragam,terbukti dan gue gambarkan dari 2 kasus aja,yang per tama gue pernah punya teman SMP dia pendiem,gak berani’an,eh setahunya SMA dia minta motor sama bonyoknya dan ngancam bunuh diri –“noh kali ini dia sudah manjat tower mas bro,sampe ada pemadam kebakaran mau ambil doi, yang kedua ada juga temen gue yang awalnya pendiem sopan entah kenapa gue gak tau dia jadi nakal minta ampun dan ahsudahlah gue pusing harus bercerita.
Temen temen gue bilang ah orang psikopat gila dsbt,tapi gue memandang itu bukanlah dari sifat orang yang dinyatakan psikopat,itu adalah kegagalan dari pengendalian amarah diri seseorang,karna beban yang diterima tidak sebanding dengan energi yang ada dalam otak(untuk berpikir dan menganalisa secara jernih).ok gue bakal bahas satu persatu
Yang pertama dan kedua adalah kasus hampir serupa tapi berbeda,yang per tama adalah ketika seseorang normal mendapatkan rasa keinginannya yang berlebih didalam dirinya kemudian tidak bisa tercapai hal yang dihasilkan adalah sebuah kebrutalan,rasa keinginannya yang berlebih ini disebabkan oleh lingkungan,ketika seseorang berperilaku di tempat orang “nakal” maka secara langsung dia akan terpengaruh,misalnya sebagai seorang intelejen harus memiliki pribadi yang tidak boleh goyah sekalipun menjalankan misi/spy harus memasang beberapa karakter yang sifat berbeda,kemudian untuk kasus selanjutnya ketika orang berubah sifat secara mendadak karena adanya tekanan social yang sifatnya persuasive dari lingkungannya,kenapa persuasive karena dengan adanya tindakan tekanan yang sifatnya mengajak dalam artian pelan pelan,secara tidak sadar pelaku terpengaruh oleh adanya gaya dari lingkungan,misalnya terdapat 3 orang (ABC),A selalu mempengaruhi B setiap saat membicarakan si C,dengan adanya komunikasi secara continue dan intens akan mempengaruhi cara berpikir orang B tersebut,selanjutnya secara tidak langsung apa yang di katakan si A adalah benar adanya tanpa meninjau ulang dan melakukan penyelidikan secara individual,selanjutnya si C adalah korban yang awalnya tidak terpengaruh karena tekanan lingkungan yang kuat maka tidak ada kekuatan untuk melawan dan menahan diri sendiri,ingat orang baik/buruk juga di pengaruhi oleh lingkungan.akhirnya si korban akan berontak kepada orang yang berada di dekatnya,dan seolah olah perilaku “berontak”ini meyakinkan argument dari si A,tetapi dalam kontak psikologi si korban adalah wujud rasa tidak terima (tidak menggambarkan keadaan sebenarnya),tekanan secara persuasive ini akan merusak cara berpikir korban,sedangkan apabila si A melakukan tekanan secara koersif (kasar)hal yang ditimbulkan berupa chaos dan berujung konflik tetapi secara gambaran tidak merubah cara berpikir si korban.
Berdasarkan teknik analisis tersebut,secara sederhana orang yang psikopat adalah C yang sifatnya hanya korban,sedangkan pelaku sebenarnya dari orang yang dinyatakan psikopat adalah si A.kesalahan terbesar dari kasus tersebut adalah diletakkan pada statement ”jangan menilai orang dari cerita orang lain”,.
Perhatikan orang sekarang merusak perilaku seseorang lewat lingkungan,orang menjadi apatis terhadap lingkungan yang sedang dihadapi nya,sebagai contoh kembali lagi kenapa secara kajian mendalam ketika kita memahami pengemis,koruptor bukanlah psycho,gue pengen langsung ke pengemis,ketika kita memiliki pemikiran yang tidak rasional hanya menganggap pengemis sebagai sampah masyarakat kenapa demikian ?karena citra pengemis jadi jelek ketika ada orang berpura-pura mengemis contohnya di ibukota pengemis menyembunyikan tangan (difabel) sebagai wujud agar di kasihani oleh orang lain,tapi buktinya lihat manusia sekarang tidak akan peduli dengan lingkungan sekitarnya,apapun itu pengemis memang tidak mampu dan pengemis berpura-pura?sama sama tidak diperhatikan,betapa bodohnya kan kalau gue bilang secara kasar.
Kembali lagi setiap orang memiliki kebaikan secara naluri tidak bisa diungkapnya dan terselubung,empati,simpati seseorang adalah wujud yang berbeda beda.!silakan pahami sendiri


